Penelitian tentang private label telah menjadi daya tarik yang substansial terhadap para peneliti dibidang pemasaran selama hampir tiga dekade dan merupakan salah satu strategi pemasaran penting yang dikembangkan oleh pengecer selama tiga puluh tahun terakhir.
Sejarah private label mengalami banyak perubahan. Pertama kali hadir pada toko bahan makanan di United State dan dijual pada toko-toko Great Atlantic dan Pacific Tea Company (dikenal kemudian sebagai A&P) yang didirikan pada tahun 1863. Selama satu setengah abad sejumlah produk dengan konsep private label sukses diperkenalkan. Selama resesi ekonomi tahun 1970-an, kehadiran private label dengan harga yang lebih murah, kualitas dasar dan kemasan yang minimal dapat menarik perhatian konsumen.
Banyak definisi untuk mengistilahkan private label, termasuk diantaranya own brand, store brands, house brand, dan retailer brands. Konsep ini sudah lama dikenal di negara-negara Eropa dan sejak tahun 1990 dibanyak negara maju, private label kadang menjadi premium brands yang sejajar bahkan lebih unggul secara kualitas dibandingkan merek milik produsen).
Banyak peritel besar yang menyadari bahwa kelangsungan keunggulan kompetitif dapat mereka capai melalui pengembangan private label brands atau barang yang diberi merek oleh peritel. Produk dengan merek milik peritel dikenal sebagai private label atau home brand atau store brand. Menurut Keller, private label adalah barang yang dipasarkan oleh peritel dan anggotanya dari rantai distribusi yang ada. Secara umum, private label dapat didefinisikan sebagai serangkaian produk yang dikemas khusus dalam kemasan yang memiliki identitas tempat yang menjualnya dan hanya bisa di peroleh di tempat itu. Itulah sebabnya saat ini dalam industri ritel di seluruh dunia, peritel tidak hanya menjual produk milik produsen tetapi juga terdapat produk dengan merek milik peritel sendiri. Kebalikan dengan private label, merek produsen menurut Levy&Weitz adalah produk yang didesain, diproduksi dan dipasarkan oleh produsen dengan memakai merek sendiri biasanya dikenal sebagai merek produsen (manufactures brands) atau dapat juga disebut national brands.Dalam hal ini produsen bertanggung jawab terhadap pengembangan dan pemasaran produk tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kapitalisme Digital dan Relevansi Pemikiran Marx Pendahuluan Kita mengenal Marx sebagai tokoh sosialis. Dalam bukunya Das Capital, Mar...
-
Kapitalisme Digital dan Relevansi Pemikiran Marx Pendahuluan Kita mengenal Marx sebagai tokoh sosialis. Dalam bukunya Das Capital, Mar...
-
Penelitian tentang private label telah menjadi daya tarik yang substansial terhadap para peneliti dibidang pemasaran selama hampir tiga deka...
-
Definisi Komunitas menurut wikipedia adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketert...
saya tertarik dengan postingan agan... boleh minta data tentang private label lebih mendalam?
BalasHapusklo boleh, kabarin yak ke: nad_hgmoro@yahoo.com
thanks....
hai, maaf baru balas krn jarang buka blog. untuk lengkapnya akan sy info sesuai dengan permintaan. hub sy di cheasnawi@gmail.com. thx.
BalasHapus